Pokok Bahasan Materi Pertemuan Kedua

Pembahasan tentang investasi pengembangan asset, dimulai dengan bagaimana meningkatkankan tabungan: selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Rujukan utamanya pada laporan rugi laba dan neraca keuangan.
Pengertian antara harta dan asset juga perlu dibedakan.
Sebelumnya perlu juga dijelaskan tipe-tipe investor berdasarkan responnya terhadap resiko, yaitu :
1. Tipe pencari kepastian (certentainty seeking), investor yang menghindari kerugian akibat transaksi yang berisiko. Investor tipe ini fokus pada penghasilan tetap dalam jangka panjang.
2. Tipe Pengkhawatir, tipe investor yg mengkaburkan investasi dengan penyelamatan asset.
3. Tipe Impulsif, investor yang mengikuti intuisinya. Dalam pengambilan keputusan, investor tipe ini sangat mengandalkan instink.
4. Tipe Pemain Kekuasaan, suatu tipe investor yang tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi juga haus pujian.
5. Tipe Penjudi, suatu tipe investor yang sangat percaya bahwa nasib akan menutup kerugian masa lalu dengan suatu keuntungan yang besar.
Menurut Kyosaki, ada 7 tingkatan investor, yaitu :
Tingkat 0 : Mereka yang Tidak Punya Modal utk Diinvestasikan
Tingkat-1 : Peminjam, menggunakan uang pinjaman untuk berinvestasi
Tingkat-2 : Penabung, menyisihkan uang secara teratur untuk berinvestasi
Tingkat-3 : Investor pandai, kebanyakan berpendidikan tinggi, berpenghasilan besar.
3A : Tidak mau repot, membiarkan uang mereka menganggur dan tidak menghasilkan banyak
3B : Kaum sinis, tekun mengikuti pasar untuk komentar sinis, bersikap hati-hati
3C : Penjudi, kurang hati-hati, investor terburuk
Tingkat 4 : Investor Jangka Panjang, mengerti investasi, aktif dalam pengambilan keputusan, mempunyai program jangka panjang, mau belajar; bukan investor besar
Tingkat 5 : Investor Canggih, punya strategi agresif dan berisiko, punya dasar finansial yang kuat, akhli berinvestasi, punya catatan kemenangan yang konsisten yang panjang, punya penghasilan > pengeluaran, hati-hati, tidak sisnis dan terbuka
Tingkat 6 : Investor Kapitalis, biasanya B sekaligus I, hebat karena kemampuan B dan peluang I, mampu mengelola uang orang lain, bakat orang lain dan waktu orang lain.
Selanjutnya, upaya pengembangan asset dilakukan melalui berbagai instrumen investasi.
Di Pasar Uang dan Pasar Modal, upaya pengembangan asset dilakukan dengan cara :
1. Menempatkan dana di Bank.
2. Membeli surat-surat berharga seperti obligasi.
3. Memmbeli saham, dan
4. Membeli reksadana.
Dalam menentukan pilihan investasi, akan tergantung pada banyak hal sehingga sebelum menentukan pilihan investasi perlu untuk :
1. Merumuskan tujuan investasi, untuk apa ? untuk akumulasi modal, mencari pendapatan rutin, menyelamatkan asset atau sekadar meindahkan dana cair dari bawah bantal ?
2. Menentukan horison waktu, yaitu waktu jeda antara penggunaan dana dengan pemenuhan kebutuhan riil. Semakin lebar horison waktu semakin banyak pilihan investasi yang tersedia.
3. Sesuaikan dengan kemampuan, terkait dengan ketersediaan dana. Uang yang akan diinvestasikan sebaiknya uang yang menganggur, sehingga biayanya akan lebih “murah”.
4. Menggunakan instrumen investasi yang beragam, “don’t lay your eegs on one basket”.

A. Menempatkan Dana di Bank –> Investasi di Bank
B. Membeli Asset Tampak(Tangible Asset) : Membeli Emas dan Berlian –> Investasi pada Logam Mulia
C. Membeli Barang-Barang Antik (Collectible Good)–>Investasi pada Barang Antik
D. Membeli Obligasi –> Investasi pada Obligasi
E. Membeli Saham –> Investasi pada Saham
F. Membeli Reksadana –> Investasi pada Reksadana

Beberapa Bahan yang dapat anda rujuk untuk materi ini :
1. Jaka E. Cahyono, 1999, “Menjadi Manajer Investasi bagi Diri Sendiri: Panduan Praktis Mengelola Dana dan Kiat Memilih Instrumen Investasi”, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

2. Anonymous, 1998, “Menyiasati Krisis Ekonomi : Kiat Investasi dan Penyelamatan Aset”, Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Beberapa Catatan yang dapat diunduh :
1. MENYUSUN PROGRAM INVESTASI
2. INVESTASI DI PASAR UANG & PASAR MODAL
3. investasi obligasi
4. Dasar-Dasar Investasi
5. Memahami Investasi Obligasi
6. Materi-8 Obligasi
7. Penempatan Dana Bank
8. Resiko Obligasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s