Tips Bisnis Properti Bermodal Kecil

Pada dasarnya bisnis properti membutuhkan biaya yang sangat besar. Tetapi tidak semua orang memiliki uang yang cukup untuk memulai bisnis. Terdapat orang yang ingin memulai bisnis properti tetapi tidak memiliki uang yang cukup. Jika Anda adalah salah satu dari orang tersebut, Anda tidak perlu khawatir karena terdapat tips yang memandu untuk memulai bisnis properti bermodal kecil.

Berikut ini tips memulai bisnis properti dengan modal kecil :

1. Mencari rumah atau properti second.
2. Mencari rumah atau properti yang tidak baru, properti yang sudah digunakan sebelumnya tetapi masih memiliki kondisi yang bagus.
3. Mencari properti di lokasi strategis. Usahakan untuk mencari lokasi properti yang bagus dan mempunyai pertumbuhan atau pengembangan ke depan.
4. Mencari properti yang memiliki arus kas dan di bawah harga pasar.
5. Properti yang didalamnya ada bisnis, seperti : Rumah sewaan, kos-kosan yang sedang berjalan dan sudah ada penyewanya, gedung komersial yang sudah berjalan dan ada penyewanya, rumah yang ada bisnisnya (toko, warnet, laundry dll). Kerjasama dengan agen properti, teman dan relasi Anda untuk mendapatkan informasi rumah atau properti yang dipasang tulisan untuk di DIJUAL.
6. Cari di media lokal (koran, majalah, dsb) atau Internet.
7. Cari bagian iklan baris yang menjual properti, fokuskan Anda mencari properti yang mempunyai arus kas dan harga di bawah pasar. Kata-kata kunci yang biasanya mengindikasikan properti murah dibawah harga pasar dan memiliki arus kas diantaranya adalah, dijual Butuh Uang (BU) atau dijual Cepat.
8. Mengajukan pinjaman dana ke bank. Pinjaman dana tersebut Anda gunakan untuk menyewa sebuah bangunan atau rumah, kemudian bangunan tersebut Anda sewakan untuk kepentingan bisnis yang besar seperti mini market dan sejenisnya.
9. Melakukan pemasaran/marketing online atau offline. Setelah memiliki properti yang diinginkan, Anda pasarkan via internet atau iklan baris di media cetak.

Bisnis properti adalah bisnis yang menjanjikan dan bisa mendatangkan keuntungan Selamat mencoba dan semoga berhasil.

4 thoughts on “Tips Bisnis Properti Bermodal Kecil

  1. Salam. Selain tips untuk bisnis property, boleh kah saya meminta tips untuk bisnis rental mobil, baik utk perorangan maupun untuk corporate ?
    Terima kasih sebelumnya. Syahrul.

    • Anda googling saja. Banyak artikel yang memuatTips tentang Bisnis Rental Mobil. Ini salah satu contohnya:

      Tips dan Strategi Memulai Bisnis Rental Mobil
      Bisnis rental mobil akhir-akhir ini sangat berkembang pesat, selain prospek yang bagus, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan yaitu Perkembangan yang terjadi di dunia bisnis dan industri, menyebabkan para pelaku usaha sekaligus orang-orang yang terkait dengan kepentingan mereka, meningkat mobilitasnya. Sehingga peran-serta perusahaan-perusahaan penyewaan mobil menjadi besar artinya, terutama didasari atas kenyataan bahwa bagi beberapa kelompok orang, menggunakan mobil secara menyewa, diperhitungkan akan lebih efisien daripada membeli.

      Sektor pariwisata juga menjadi hal yang bagus untuk bisnis rental mobil ini, Dengan demikian, keberadaan perusahaan-perusahaan penyewaan mobil menjadi amat krusial guna mendukung lancarnya program pemerintah di sektor ini.

      Untuk memulai usaha ini, saya rasa Anda dapat berpegang pada suatu azas yang bersifat universal, yaitu mulailah dari skala kecil dahulu. Memulai secara kecil-kecilan, memberi manfaat ganda bagi kita yaitu, memperkecil risiko kegagalan dan sekaligus sebagai sarana familiarisasi serta pembelajaraan melalui pengalaman nyata di lapangan.

      Memulai usaha pun, seharusnya tidak melulu bergantung pada kondisi keuangan pribadi yang ingin kita sisihkan sebagai modal. Bila kita tidak punya modal finansial, Anda dapat mengajak orang lain yang bukan saja punya uang, tapi tentunya juga berminat dalam bisnis sewa-menyewa kendaraan.

      Mulailah dengan menggunakan 1 – 3 mobil saja dulu, dan itu pun tidak harus punya Anda semua. Anda bisa menyosialisasikan pada orang-orang dekat bahwa Anda memiliki bisnis yang bisa dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dari mobil-mobil mereka yang penggunaannya kurang efektif. Berilah pencerahan bahwa dengan menitipkan pada Anda, mobil-mobil yang selama ini hanya menguras keuangan para pemiliknya guna keperluan pemeliharaan, akan dapat membiaya dirinya sendiri melalui uang sewa. Bahkan kesempatan mendapat profit bisnis cukup besar pun, akan terbuka lebar. Hal inilah yang disebutkan oleh Robert Kiyosaki bahwa setiap barang seharusnya dibuat menjadi aset yang menghasilkan, bukan liabilitas yang membebankan.

      Kalau Anda bertanya adakah cara-cara yang lebih baik dalam hal meningkatkan pemasukan serta menambah jumlah order, maka tiada kata lain selain Anda harus proaktif. Bagaimana persisnya?

      Anda harus giat mengajukan penawaran-penawaran kerjasama pada berbagai institusi bisnis. Misalnya, kalau Anda tinggal di Bali, Jogya atau daearah-daerah wisata lainnya, Anda bisa mengadakan kerjasama dengan berbagai hotel atau perusahaan tour and travel yang memungkinkan perusahaan Anda dipercaya untuk menangani urusan antar-jemput tamu-tamu mereka.

      Demikian juga kalau tinggal di Jakarta, Cikarang atau daerah-daerah industri pada umumnya, Anda juga bisa menggelar penawaran pada berbagai perusahaan untuk memberikan layanan sewa mobil pada expatriates yang tinggal di sini dalam jangka panjang. Sewanya bisa dalam basis harian, mingguan, atau bulanan, terserah Anda.

      Efektifkah kalau mempromosikan usaha dengan jalan memparkir kendaraan yang disewakan di pinggir jalan dengan menempelkan nomor telepon?

      Cara demikian mungkin saja bisa jalan, tapi menurut hemat saya kurang efektif karena cakupannya hanya pada lingkungan terbatas. Yaitu, hanya berdampak pada mereka yang tinggal di sekitar tempat tersebut, atau pada mereka yang kebetulan melintas dan melihat “jualan” Anda. Strategi seperti ini sifatnya statis, saya menamakannya sebagai (maaf) strategi “kotoran kerbau menunggu datangnya lalat”. Boleh saja dijalankan, tapi seyogyanya dibantu dengan cara-cara yang lebih proaktif dan profesional.

      Perlukah mobil-mobil sewaan diasuransikan? Menurut saya, wajib! Jangankan mobil sewaan, mobil pribadi pun seyogyanya diasuransikan mengingat faktor keamanan dewasa ini yang semakin rawan. Risiko dapat terjadi kapan saja, apalagi kalau mobil sewaan itu dipakai oleh segala macam tipe orang yang tidak kita ketahui, sembronokah, cerobohkah, piawaikah atau..?

      Pesan saya, sebelum Anda benar-benar terjun total, perhatikan juga faktor persaingan. Lalu ciptakan keunggulan spesifik apa yang dapat ditawarkan pada calon pelanggan, yang tidak ditawarkan orang lain. Sehingga jelas alasannya, mengapa pelanggan harus datang ke Anda untuk menyewa mobil, dan bukan datang ke pesaing Anda. Selamat berjuang!

      • Ini hasil googling yang lain. Silahkan, banyak sekali informasi tersedia, selamat memanfaatkan semoga sukses menyertai Anda :

        Kiat Sukses Jasa Rental Mobil
        Salah satu usaha yang menawarkan jasa adalah usaha jasa penyewaan mobil atau yang lebih dikenal dengan rental mobil. Kebutuhan kendaraan semakin hari semakin meningkat, mereka menginginkan segala sesuatunya secara praktis dan mudah. Sehingga mereka memilih mobil untuk mengangkut semua anggota keluarga atau rekannya dalam satu kendaraan. Namun tidak semua orang telah memiliki mobil, peluang inilah yang dijadikan sebagai alasan pentingnya usaha rental mobil.

        Usaha rental mobil biasanya menetapkan biaya sewanya secara harian. Bisa per 6 jam, 8 jam 12 jam, atau hingga 24 jam dengan biaya yang berbeda – beda. Penyewa tidak bertanggung jawab terhadap perawatan mobil, namun biaya sewa yang dibayar belum termasuk biaya BBM dan biaya sopir. Jika menginginkan sopir, jasa rental mobil juga menyediakan jasa sopir dengan tambahan biaya lagi. Karena biasanya pengusaha rental mobil memiliki relasi dengan sopir – sopir freelance yang siap sedia jika dibutuhkan.

        Namun selain memiliki keuntungan yang besar, bisnis ini juga memiliki resiko yang cukup tinggi. Sering kali ada oknum yang tidak bertanggungjawab, sengaja membawa kabur mobil sewaan hingga dijual ke pihak lain. Belum lagi apabila terjadi kecelakaan, pihak pengusaha juga harus mengeluarkan budget untuk perbaikan. Bagi Anda yang berminat dengan peluang usaha ini, tidak perlu takut dengan resiko yang ada.

        Agar bisnis rental mobil Anda menghasilkan income yang maksimal dengan resiko yang kecil, berikut kami berikan beberapa tips sukses membuka usaha jasa rental mobil :

        1. Pilihlah tempat atau lokasi yang strategis
        2. Pahamilah selera konsumen, biasanya penyewa mobil lebih suka dengan mobil yang bermuatan banyak
        3. Pilihlah mobil yang biaya operasionalnya kecil, harga suku cadangnya relative murah dan biaya perawatannya rendah. Ini akan menghemat biaya operasional Anda
        4. Manfaatkan jasa asuransi untuk melindungi mobil Anda dari berbagai resiko
        5. Manajemen administrasi yang jelas dan lengkap, sehingga data diri para konsumen dapat dilihat dan dilacak bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan
        6. Bekerjasama dengan bengkel atau montir langganan, untuk memperbaiki ataupun perawatan mobil Anda. Agar memperoleh harga yang lebih murah
        7. Mengoptimalkan promosi melalui brosur, iklan baris, via online, dan pemasangan spanduk
        8. Jika memakai jasa sopir, pilihlah sopir yang baik ( tidak ugal – ugalan ) dan memiliki pengetahuan tentang jalan dan mesin. Selain mobil Anda akan lebih terawat, konsumen juga akan nyaman dan senang
        9. Jika bisnis Anda telah berkembang, maka tambahlah stok mobil Anda. Anda bisa mencari tambahan modal untuk menambah mobil atau sekedar mengajak teman Anda yang memiliki mobil untuk bekerjasama
        10. Carilah konsumen dari perusahaan atau instansi, agar bisa dijadikan sebagai pelanggan tetap yang selalu memakai jasa rental mobil Anda.

        Selamat mencoba bisnis rental mobil ini, semoga beberapa tips diatas dapat membantu Anda yang sedang ingin membuka usaha rental mobil. Berbisnis jasa, bisnis sepanjang masa. Salam sukses selalu untuk usaha Anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s